*Rp 59 Juta Uang Nasabah Raib
MEDAN (Berita): Setelah melumpuhkan seorang petugas Satpam, empat perampok bersenjata api berhasil menggondol sedikitnya Rp59 juta uang milik nasabah BRI Unit Amplas di Jalan Sisingamangaraja simpang Amplas Medan, Rabu (16/06) sekira pk 11:30.
Aksi perampokan tersebut sangat singkat hanya 5 menit dan keempat pelaku melarikan diri mengendarai dua unit sepeda motor. Informasi yang diperoleh di lokasi kejadian menyebutkan, saat perampokan terjadi suasana di dalam BRI hanya ada empat nasabah dan sejumlah karyawan bank tersebut. Biasanya pada jam-jam tersebut nasabah ramai, apalagi di depan BRI ramai orang lalu lalang dan menunggu angkot yang keluar dari terminal Amplas, namun saat kejadian suasananya sepi.
Bermula kedatangan keempat pelaku ke BRI Unit Amplas dan memarkirkan sepeda moornya di depan bank tersebut. Tiga pelaku turun dari sepeda motor dan langsung masuk ke dalam kantor BRI tanpa membuka helm dan wajahnya ditutup pakai
sebo. Seorang lagi menunggu di luar kantor BRI.
Melihat ada pengunjung yang masuk tanpa membuka helm, petugas Satpam bernama Riyanto, 27, membukakan pintu kaca sekaligus meminta agar ketiga pria itu membuka helm dan sebonya. Namun, begitu masuk, ketiga pelaku langsung mendorong Satpam tersebut hingga terjatuh. Petugas Satpam tersebut bangkit dan memberi perlawanan, namun upayanya sia-sia karena seorang diantara pelaku langsung memukulkan kepala Riyanto hingga luka di bagian belakang kepalanya. Seorag perampok lainnya meletuskan senjata api dan mengenai mesin ATM yang berada di samping pintu masuk.
Sementara itu, dua perampok lainnya masuk ke ruang kaca kasir (teler) dan menggondol tumpukan uang yang berada di atas meja dan laci kasir tersebut. Setelah memasukkan uang ke dalam tas ransel, ketiga pelaku langsung melarikan diri ke arah inti kota Medan bersama seorang lagi pelaku yang sudah stand-by di atas sepeda motor.
Kepala BRI Unit Amplas Nurdin Marpaung yang dikonfirmasi mengatakan, uang yang diambil ketiga perampok tersebut milik nasabah yang baru disetor ke bank tersebut dan sebagian lagi dari dalam laci kasir. “Total kerugian belum bisa dipastikan namun hampir Rp59 juta,” jelasnya sembari menambahkan saat kejadian itu dirinya sedang berada di kantor BRI Cabang Iskandarmuda karena ada sesuatu urusan.
Kepala BRI Cabang Iskandarmuda I Wayan Purnata menjelaskan, seluruh kerugian uang nasabah akan ditanggung pihak bank dan semuanya sudah diasuransikan. “Uang yang dilarikan kawanan perampok tersebut adalah milik nasabah dan akan segera diganti karena semuanya sudah masuk asuransi,” jelas I Wayan Purnata.
Satpam BRI, Riyanto, mengaku sempat bergumul dengan tiga pelaku namun usahanya menggagalkan aksi perampokan tersebut sia-sia. “Saya sempat diinjak dan kemudian disandera dibawa todongan senjata api,” jelasnya.
Menurut Riyanto, aksi perampokan tersebut berjalan cukup singkat.”Hanya sekira 5 menit mereka beraksi dan kemudian melarikan diri,” ujarnya.
Saksi mata lainnya, Budi Affandi, 25, mengaku sempat melihat ketiga pelaku ke luar dari BRI tersebut sambil menenteng senjata api. Seorang diantara pelaku, kata Budi Afandi, berdiri di depan toko tempatnya bekerja, persis disamping BRI tersebut. “Saya lihat pelakuya ada tiga keluar dari BRI sembari membawa tas ransel. Seorang berdiri di luar depan toko tempat saya bekerja ini,” tutur Budi Affandi sembari menambahkan dirinya sempat berteriak ada rampok dan melaporkan peristiwa tersebut ke Polsekta Patumbak.
Kapolsekta Patumbak AKP Wahyuddin mengatakan, pihaknya sudah mengamankan satu proyektil berasal dari senjata revolver dan memintai keterangan 8 orang saksi, termasuk karyawan BRI dan warga yang melihat aksi perampokan tersebut. “Berdasarkan keterangan sejumlah saksi dan karyawan BRI tersebut, ketiga pelaku memegang senjata api jenis revolver mengendarai Jupiter MX dan Suzuki Satria. Ciri-ciri pelaku sudah diketahui dan kini masih diburon,” jelas AKP Wahyuddin.(att)
You must be logged in to post a comment Login