MEDAN (Berita): Lima kawanan perampok mengaku petugas kepolisian menjarah Apotik Murni Jaya di Jalan Bogor Medan, Senin (19/07) sekira pk 06:00. Akibat kejadian itu kerugian ditaksir jutaan rupiah sedangkan pelaku masih dalam penyelidikan petugas Polsekta Medan Kota.
Informasi yang diperoleh di lokasi kejadian menyebutkan, kelima perampok tersebut datang ke Apotik Murni Jaya sekira pk 06:00 mengendarai mobil jenis Kijang warna hitam. Mobil tersebut berhenti persis di depan apotik itu. Tiga pria turun dari mobil langsung merusak gembok pintu besi dengan cara memotong dengan menggunakan gunting besi, dua orang lagi menunggu di dalam mobil.
Setelah berada di dalam, ketiga perampok tersebut mengobrak-abrik seluruh isi apotik dan mengambil barang-barang berharga. Kerugian diperkirakan jutaan rupiah. Usai merampok, kelima pelaku langsung melarikan diri.
Pemilik apotik Dr Rudi Arif yang datang sekira pk 07:00 terkejut melihat pintu besi sudah terbuka sedangkan di bagian laci terlihat sudah terbuka dan satu unit handphone milik dokter Rudi lenyap. Selanjutnya, pemilik apotik melaporkan peristiwa perampokan tersebut ke Polsekta Medan Kota.
Aksi perampokan itu sempat diketahui warga di kawasan tersebut, namun saat ditanya warga, ketiga pelaku yang mengaku polisi mengatakan sedang melakukan razia narkoba. “Saya sempat menanyakan, asal usul mereka. Seorang diantaranya mengaku dari petugas kepolisian dan sedang melakukan razia narkoba,” sebut seorang warga, Senin siang.
Sementara, pemilik Apotik Murni Jaya Dr Rudi Arf yang hendak dikonfirmasi terkait aksi perampokan tersebut, tak berada di kantornya. Seorang karyawati apotik Murni Jaya mengatakan, para pelaku beraksi pagi hari saat karyawan apotik belum masuk bekerja. “Kami tak tau apa saja yang hilang, karena saat kami datang sekira pk 08:00, kami tak diizinkan masuk karena seluruh ruang apotik masih dalam pemeriksaan polisi,” sebut seorang karyawati apotik. (att)
You must be logged in to post a comment Login