Setelah melewati proses panjang dan berliku akhirnya kemarin Gubsu H Syamsul Arifin atas nama Presiden melantik Walikota Medan periode 2010-2015 Rahudman Harahap dan wakilnya Dzulmi Eldin dalam sidang paripurna istimewa DPRD Medan di gedung dewan.
Gubsu mengingatkan kepada kedua pejabat baru itu untuk terus menjaga kekompakan dan saling mendukung dalam melaksanakan tugas sebagai Walikota dan Wakil Walikota Medan lima tahun ke depan.
Sebagai pemimpin di Kota Medan, kata Syamsul, keduanya harus saling menyatukan visi dan misi untuk pembangunan. Rahudman-Eldin harus menjaga amanah warga Kota Medan sebaik-baiknya sekaligus mampu mewujudkan visi dan misi. Jadikan amanah ini sebagai ibadah. Sekali Anda melukai amanah, maka pada saat itu pula kepercayaan masyarakat akan hilang, ujar Syamsul member petuah.
Dalam membangun Ibukota Provinsi Sumut ini, Gubsu pun mengingatkan agar Rahudman dan Eldin melibatkan partisipasi masyarakat. Bila bersatu padu dengan masyarakat, maka pembangunan berjalan semakin baik dan sukses. Masih banyak yang perlu dibenahi di kota ini, seperti infrastruktur dan pelayanan publik misalnya pengurusan Kartu Tanda Penduduk dan Kartu Keluarga serta pelayanan kesehatan.
Syamsul menambahkan, Rahudman-Eldin harus mengingatkan delapan poin dan diharapkan dapat dilaksanakan, yakni menjaga kekompakan dan saling mendukung dalam pemimpin Kota Medan secara harmonis, kedua membangun kompetisi yang sehat di kalangan aparat dengan menggedepankan prestasi dan bukan nepotisme, ketiga menjalin komunikasi kepada masyarakat, keempat merealisasikan janji politik sesegera mungkin.
Kelima adalah kepada Rahudman-Eldin untuk menyatukan semua perbedaan pendapat dan pilihan yang sempat muncul dalam Pemilukada, karena kompetisi sudah usai. Jadikan semuanya menjadi modal dalam pembangunan, keenam menjalin hubungan kerjasama dengan seluruh instansi pemerintah, ketujuh jangan segan belajar dari daerah lain di Sumatera Utara untuk kemajuan masyarakat, dan kedelapan selalu menjaga integritas dalam pembangunan Kota Medan.
Yang menarik ketika memasuki gerbang Balai Kota Medan, ribuan Kepala Lingkungan maupun PNS Pemko yang telah menunggunya memberikan tepuk tangan kepada walikota yang dilantik. Tanpa ragu, para Kepling langsung datang memberikan salaman ucapan selamat kepada Rahudman Harahap bersama Dzulmi Eldin.
Apa makna dari sambutan para Kepling Itu? Secara jelas terlihat kalau mereka punya peran besar dalam ‘’memenangkan’’ pasangan Rahudman – Eldin. Sebab, merekalah yang paling dekat dengan warga. Hal ini memang sangat dirasakan tim sukses pasangan SofyanTan – Nelly sehingga mereka tidak mampu meningkatkan perolehan suara dan akhirnya kalah dengan suara telak di putaran kedua pilkada. Dukungan Kepling terhadap kedua pasangan semakin bersinergi dengan dukungan para ulama di kota Medan.
Harapan kita, Rahudman Eldin dapat bekerja ekstra keras untuk membangun kota Medan sehingga lebih maju dan berkembang sejalan dengan kemajuan kota. Keduanya harus ingat dengan janji-janjinya kepada rakyat. Inilah saatnya mengubah wajah Medan yang dikelilingi banyak masalah. Berat memang tapi kala ada kesungguhan pasti bisa!
Akhirnya kita ucapkan selamat bekerja buat Rahudman – Eldin. Masalah layanan publik tentu harus menjadi prioritas. Tidak ada target waktu hingga 100 hari buat mereka mengejar ketertinggalan Medan dibanding kota lain. Sebab kesempatan yang diberikan mencapai lima tahun. Tapi lima tahun itu bisa menjad ‘’bumerang’’ bagi keduanya jika masih tergiur dengan permainan api. Belajarlah dari pengalaman. Lakukan yang terbaik buat 2,5 juta warga kota Medan.=
You must be logged in to post a comment Login