MEDAN (Berita): Yayasan Pendidikan Dwiwarna selaku pengelola Institut Teknologi Medan (ITM) merespon atas apresiasi tingginya permintaan masyarakat terhadap program studi ilmu komputer. Bahkan tiga tahun terakhir ini jumlah mahasiswa teknik informatika cenderung meningkat dan telah menghasilkan alumni.
Demikian dikatakan Ketua Yayasan Pendidikan Dwiwarna Medan Drs H Syamsuddin Djamin MM kepada wartawan di kampus ITM Jl Gedung Arca Medan, Senin [16/8] menjelaskan bahwa setelah dibukanya jenjang S-1 mulai tahun ajaran 2009-2010.
ITM membuka program S-2, program sarjana Magister Teknik Mesin, Magister Teknik Elektro dan Magister Teknik Industri dibukanya program magister tersebut disambut baik oleh masyarakat.
“Sehingga diharapkan pembukaan program ini mampu memberikan kontribusinya pada masyarakat yang ingin mengambil program tersebut,” jelasnya.
Ditambahkan Syamsuddin bahwa, sejak 50 tahun berdirinya yayasan, sebagai pengelola ITM terus berusaha untuk meningkatkan sarana dan prasarana yang dibutuhkan dosen dan mahasiswa. “Kami juga turut bangga bahwa ITM telah menghasilkan ribuan alumni yang tersebar di seluruh tanah air baik yang bekerja di pemerintahan, swasta ataupun mereka yang bergerak di bidang wirausaha,” ujarnya.
Sementara itu, Rektor ITM Ir Mahrizal Masri MT mengatakan, usaha berbenah diri terus dilakukan guna pencapaian kualitas akademis yang lebih baik. Saat ini ITM telah memiliki potensi yang besar sebagai modal dalam pengembangannya.
“Potensi itu terletak pada sumber daya yang dimiliki baik sumber daya manusia terutama staf pengajar maupun sumber daya sarana dan prasarana. Berbagai macam bentuk kemitraan terus kita lakukan guna memperluas jaringan,” ujarnya.
Karena itu tambah rektor, untuk merancang dan mengoptimalkan segala sumber daya yang ada guna penyehatan organisasi, otonomi perguruan tinggi dan selanjutnya akan mampu menciptakan daya saing bangsa. Hal ini sejalan dengan visi dan misi ITM yaitu, menjadi lembaga pendidikan terkemuka dan pusat pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta rekayasa.
Adapun misi ITM adalah mengembangkan Iptek melalui proses tridharma perguruan tinggi, menyelenggarakan pendidikan tinggi untuk menghasilkan lulusan yang berkompetensi di bidang Iptek dan rekayasa, menjalin kerjasama dengan dunia industri, dunia usaha dan lembaga pendidikan tinggi maupun pemerintah.
Strategi jangka menengah yang diterapkan adalah, peningkatan manajemen dan kinerja pimpinan, peningkatan manajemen pelayanan stakeholder internal, memperbaiki manajemen administrasi keuangan, peningkatan manajemen pemberdayaan sarana dan prasarana dan peningkatan sistem penjaminan mutu.
Dikatakan rektor, saat ini tantangan masyarakat dalam era globalisasi dan kompetisi begitu tinggi. Dalam era ini, segala hal yang diinginkan hanya dapat diperoleh dengan kualitas kemampuan intelektual tinggi serta niat dan kerja keras.
Selain itu dalam berkompetisi tidak hanya mengandalkan kemampuan intelektual, tapi juga dibutuhkan kecerdasan emosi dan kecerdasan spritual. Karena secara umum pemangku stakeholder membutuhkan pekerja keras, mempunyai rasa tanggung jawab yang tinggi dalam bekerja serta memiliki disiplin yang kesemuanya itu bagian dari kecerdasan emosi yang sesungguhnya dapat dilatih sejak dini dimulai dari hal-hal yang terkecil. (aje)
You must be logged in to post a comment Login