BLANGKEJEREN (Berita): Kejadian yang sangat memalukan terjadi di kabupaten Gayo Lues dengan ditemukannya tulisan kata-kata jorok dan makian pada fasilitas milik Pemerintah Kabupaten Gayo Lues terjadi Minggu (22/8).
Fasilitas milik Pemda tersebut yang ditulisi kata-kata kurang etis salah satunya Gedung Kantor Pekerjaan Umum (PU), Spanduk ucapan selamat berpuasa oleh Bupati yang terdapat di Pagar Pendopo Bupati dan Mobil/Truck Dinas Pemda yang terdapat tulisan di Kaca depannya.
Tulisan tersebut dilakui oleh OTK dengan mengunakan Cat Semprot, diduga Orang yang tidak bertanggu jawab tersebut sedang melakukan Protes terhadap Pemda Gayo Lues. Tulisan tersebut diduga dilakukan saat seluruh warga sedang Santap makan Sahur, dan ditemukan pagi harinya oleh salah seorang penjaga kantor dan warga yang melintas.
Pihak kepolisian ketika dikonfirmasi Berita Minggu 22/8, melalui Kapolres Gayo Lues AKBP Eddy Djunaedi,SIK via pesan singkat mengatakan bahwa pihaknya masih dalam penyelidikan perihal Tulisan Jorok dan hinaan tersebut.
Sedangkan Pemda Gayo Lues sendiri, ketika di hubungi Berita melalui Kabag Humas Drs.Ridwan Senin 23/8 melalui pesan singkat menjawab No Komen.
Pihak MPU Gayo Lues, mengecam pelaku yang tidak beradab tersebut, yang mana saat ini sedang berlangsungnya Ibadah Ramadhan, seharusnya Kita semua harus membersihkan diri dari dosa-dosa, malah ada orang yang melakukan perbuatan Nista, kata ketua MPU.
Ketua DPRK Gayo Lues H,M Amru menjawab pertanyaan Berita seputar kejadian coret-coret fasilitas pemerintah, adalah bahwa masalah ini udah ditangani pihak yang berwajib. “ Udah Kita serahkan kepihak Kepolisian, karena udah masuk ke ranah Hukum, dan ini bukan Coretan main-main,” jelas Amru kepada Berita di Kantor DPRK, di sela-sela acaranya dengan Para PNS Kesehatan yang merunjuk menyampaikan apirasinya ke dewan rakyat.
Warga Kota Blangkejeren yang tidak mau namanya ditulis, menyikapi kejadian tersebut bentuk kritikan terhadap Kinerja Pemkab selama ini, namun kritikan tersebut sangatlah kasar dan tidak beradab juga tidak pada tempatnya, andaikan ada Masyarakat tidak puas akan kinerja Pemerintah, seharusnya dibawa ke Dewan rakyat, guna menyampaikan Aspirasinya, kata warga. (miq)
You must be logged in to post a comment Login