Saudi Sambut Perundingan Langsung Palestina-Israel

Riyadh ( Berita ) :  Pemerintah Arab Saudi menyambut baik dilakukannya kembali perundingan langsung antara Palestina dan Israel atas prakarsa Amerika Serikat.

Perundingan langsung tersebut tujuan utamanya untuk mencapai suatu perjanjian perdamaian dalam tahun ini, kantor berita resmi Arab Saudi, SPA, melaporkan, Selasa.

Dalam sidang kabinet pada Senin tengah malam seusai shalat taraweh, pemerintah Arab Saudi menyatakan bahwa pihaknya mendukung penuh perundingan langsung tersebut yang akan dimulai di Washington pada 2 September, tulis SPA.

Pernyataan pemerintah itu disampaikan sehari setelah Raja Abdullah Bin Abdul Aziz mendiskusikan rencana perdamaian tersebut dengan Raja Jordania, Abdullah II.

Pada Jumat, Kuartet mediator perdamaian Timur Tengah — beranggotakan Uni Eropa, AS, Rusia dan PBB — menyatakan bahwa perundingan perdamaian itu dapat mewujudkan negara Palestina dalam tahun ini.

Arab Saudi telah memainkan peranan penting dalam menghimpun dukungan dari negara-negara di kawasan itu.

Upaya Arab Saudi yang disebut “inisiatif tanah-untuk-perdamaian- itu intinya adalah solusi dua negara, Palestina-Israel, berdampingan secara damai dan Jerusalem menjadi ibu kota Palestina.

Pada saat yang sama, Kerajaan Arab Saudi juga memberi dukungan terhadap perjuangan rakyat Palestina untuk melakukan perundingan langsung dengan Israel, kendati Israel tetap bersikeras membangun permukiman Yahudi di Tepi Barat.

Pada Senin, Ketua Juru Runding Palestina, Saeb Erekat, mengatakan Israel harus memilih untuk membekukan rencana pembangunan permukiman Yahudi di tanah Palestina tersebut. “Pilihan pemerintah Israel adalah permukiman Yahudi atau perdamaian. Mereka tidak boleh memilih kedua-duanya. (ant/afp)

You must be logged in to post a comment Login