London ( Berita ) : Presiden Pakistan Asif Ali Zardari mengatakan bahwa negaranya memerlukan lebih dari tiga tahun dalam pemulihan banjir mengenaskan yang mengakibatkan jutaan penduduk kehilangan tempat tinggal dan mengingatkan bahwa militan Islam dapat memanfaatkan krisis itu.
“Saya lihat selau ada organisasi dan kelompok orang yang mengambil keuntungan dari krisis kemanusiaan ini,” kata Zardari dalam wawancara yang dipublikasikan di koran Britain’s Independent pada Selasa [24/08]. “Ini adalah tantangan lagi untuk tidak membiarkan mereka mengambil keuntungan dari krisis kemanusiaan ini,” tambahnya.
Sekitar sepertiga wilayah Pakistan dilanda banjir selama tiga pekan ini dan lebih empat juta jiwa kini kehilangan tempat tinggal, kata Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Kamis, yang membuat tugas-tugas kritis dalam pengamanan bantuan dalam jumlah besar semakin penting.
Zardari, yang menuai kritik ketika kunjungannya untuk bertemu pemimpin Inggris dan Prancis dan ketika ia menghabiskan waktunya bersama keluarga di sana saat bencana banjir belum selesai, membela respon pemerintah.
“Saya punya alasan sendiri untuk berada di sana dan di saat-saat seperti itu,” katanya. “Ini merupakan situasi jangka panjang, dan kita harus memiliki kemampuan untuk mempertahankan diri selama tiga tahun atau lebih serta tidak menyerah begitu saja.”
Surat kabar itu menyebutkan Zardari menolak berkomentar soal kemungkinan banjir tersebut telah menutup kemungkinan serangan terhadap pusat militan Waziristan Utara di perbatasan Afghanistan, sebuah benteng tempat kelompok militan Taliban Afghanistan, sekutu Pakistan, Al Qaida dan asing lainnya beroperasi.
“Para tentara tidak meninggalkan posnya di sepanjang perbatasan, mereka mungkin hanya berlindung dari banjir di bawah pegunungan,” katanya.
“Mereka akan tiba di sana, pertempuran berlangsung di semua front. Jika anda berjuang untuk tujuan dan berusaha untuk menjadi lebih besar, anda tak akan menyerah,” tambahnya.
Seperti dikutip, Zardari, yang merupakan pemimpin Partai Rakyat Pakistan, mengatakan bahwa dirinya menyambut penambahan bantuan dari negara-negara donor internasional, selama masa kesulitan ekonomi. (ant/rtr )
You must be logged in to post a comment Login