Kotacane ( Berita ) : Pembangunan pagar depan Kantor Badan Sar Nasional (BSN) Cabang POS Sar Kotacane Kabupaten Aceh Tenggara di desa Amaliah Kecamatan Bukit Tusam, terkesan pelaksanaan pembangunannya asal jadi.
Kepala Pos Sar Kotacane Ir Juanda Sodo MM ketika dikonfirmasi Harian Berita Sore sabtu (22/08) di ruang kerjanya, mengatakan pembangunan pagar kantor tersebut dikerjakan atas kebijakkannya untuk mengantisipasi agar hewan yang berkeliaran tidak memasuki pekarangan kantor.
Dana pembangunan pagar tersebut diambil dari hasil panen jagung ditanam dibelakang kantor Sar Pos Kotacane dimana lahan tersebut disewakan kepada penduduk setempat ,uang hasil sewa tanah tersebut dibelanjakan untuk membeli kebutuhan pembangunan pagar. Sedangkan yang mengerjakan pembangunan pagar tersebut semuanya anggota Pos Sar Kotacane.
Untuk penimbunan dan pembangunan pagar kantor Pos Sar Kotacane sudah lama direncanakan dan sudah berulang kali diusulkan dananya kepada BSN Banda Aceh dan BSN Pusat di Jakarta, tetapi sampai hari ini belum ada respon atau tanggapan tentang permohonan yang telah diajukan, tegas kepala Pos Sar Kotacane mengakhiri keterangannya.
Menanggapi pembangunan pagar kantor Pos Sar asal jadi tersebut ketua LMR-RI Komda Kabupaten Aceh Tenggara, Muklis Arsyad kepada Berita Sore Senin (23/08) mengatakan sangat menyesali kebijakan yang diambil oleh kepala kantor Pos Sar Kotacane.
Pasalnya sebut Muklis, walaupun pembangunan pembuatan pagar tersebut telah dikerjakan dengan dana yang katanya dari hasil panen jagung, tetapi masyarakat dan kalangan LSM Aceh Tenggara melihat pembangunan itu terkesan kurang baik dan menimbulkan pertanyaan.
Selanjutnya ketua LMR-RI meminta kepada pihak Badan Sar Nasional (BSN) Nanggroe Aceh Darussalam dan BSN pusat di Jakarta agar kebijakan yang diambil oleh kepala Pos Sar Kotacane apakah telah sesuai dengan peraturan di BSN pusat atau barangkali kepala Pos Sar Kotacane membuat peraturan kehendaknya sendiri ringkas Muklis. ( Umh )
You must be logged in to post a comment Login