Lombok Barat ( Berita ) : Masalah dalam hubungan bilateral antara Indonesia dengan Malaysia akhir-akhir ini tidak mempengaruhi keberadaan tenaga kerja Indonesia (TKI) di negeri jiran itu, kata pejabat urusan TKI Mohammad Jumhur Hidayat.
“Mereka tetap bekerja dan digaji dan penempatan TKI ke Malaysia terus berlangsung,” kata Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan TKI Moh Jumhur Hidayat di Lombok Barat, NTB, Sabtu [28/08].
Saat berdialog dengan keluarga TKI dalam rangkaian kegiatan safari Ramadhan III BNP2TKI di Desa Kebon Ayu, Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat itu, Jumhur menegaskan Malaysia tetap membutuhkan TKI.
Kalau Malaysia sampai mengusik martabat TKI maka baru itu menjadi perkara lain sehingga bisa saja suatu saat Indonesia menghentikan penempatan TKI ke Malaysia.
Sejauh ini, katanya, Indonesia masih menghentikan sementara penempatan TKI sektor informal atau pembantu rumah tangga lantaran perlakuan majikan yang tak baik terhadap TKI. “Namun penempatan TKI sektor formal seperti di perkebunan, pabrik, dan infrastruktur terus berjalan,” katanya.
Ia berharap TKI di Malaysia tetap bekerja dengan baik meskipun hubungan kedua negara saat ini sedang menghangat.
Malaysia baru-baru ini menangkap dan menahan tiga karyawan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) yang sedang memeriksa beberapa nelayan Malaysia yang dianggap mencuri ikan. Penangkapan tiga karyawan KKP itu menimbulkan protes dari berbagai kalangan di tanah air. (ant )
You must be logged in to post a comment Login