Indonesia Contoh Dunia Dalam Kehidupan Beragama

Mataram ( Berita ) :Menteri Negara Pembangunan Daerah Tertinggal  Helmy Faishal Zainimengatakan, Indonesia patut dicontoh sebagai negara yang menerapkan toleransi dalam kehidupan beragama, berbangsa dan bernegara hingga pantas dicontoh negara lain.

“Sebab Indonesia yang dihuni  oleh berbagai suku bangsa, ras dan agama, mampu hidup berdampingan,” katanya dihadapan lebih dari 1.000 jamaah tarawih di masjid Raya At-Taqwa Mataram, Nusa Tenggara Barat, Jumat malam sekaligus peringatan Nuzulul Quran.

Walaupun  mereka  berbeda suku, ras dan agama namun umat-umat tersebut hidup rukun bahkan satu sama lain  saling tolong menolong. Dikatakan,  penduduk  Indonesia merupakan terbesar  keempat di dunia , sementara terbesar pertama  Cina sekitar 1,5 miliar jiwa,  India  1,2 miliar jiwa, , Amerika Serikat 350 juta jiwa dan Indonesia lebih dari 250 jiwa.

Dari sekitar 250 juta jiwa penduduk Indonesia mayoritas adalah muslim dan mereka sangat taat dalam menjalankan perintah Illahi. Dia menjelaskan, kedatangannya ke NTB untuk melakukan  safari Ramadhan ke  berbagai kabupaten dan kota se NTB, seperti Kota Bima, Dompu, Sumbawa, Sumbawa Barat, Lombok Timur, Lombok Tengah dan Kota Mataram, sementara Kabupaten Lombok Barat dan Lombok Utara belum dikunjungi.

“Safari Ramadhan  dilakukan selain untuk bersilaturrahmi dengan masyarakat NTB sekaligus menyerap aspirasi sekaligus melihat  berbagai kegiatan pembangunan yang  menyentuh langsung orang banyak,” katanya.

Sementara itu, Gubernur NTB KH. M. Zainul Majdi mengatakan, Al-Quran yang diturunkan Allah adalah untuk menjadi petunjuk bagi manusia, agar  dapat membedakan mana yang baik dan mana yang buruk.

“Dengan Al-Quran kita dapat  menyeleselaikan berbagai permasalahan yang dihadapi, karena jika kita berselisih maka kita harus kembali kepada Al-Quran dan Hadist,” katanya.

Sementara pada sore harinya sebelum berbuka puasa Gubernur melakukan pemasangan  tiang pancang pertama pembangunan Islamic Center yang berlokasi di sebelah kanan manjid Raya-Attaqwa Mataram.

Islamic Center tersebut akan menghabiskan biaya lebih dari Rp500 Miliar yang nantinya akan dilengkapi dengan masjid yang bisa menampung sekitar 15.000 jamaah, sementara masjid Raya Mataram hanya dapat menampung 5.000 jamaah. (ant )

You must be logged in to post a comment Login