Jakarta ( Berita ) : Menko Perekonomian Hatta Rajasa menyatakan tidak setuju dengan istilah pengurangan subsidi karena bagaimanapun juga pemerintah akan mempertahankan subsidi kepada yang berhak.
“Ini merupakan isu yang sensitif dan mendapat perhatian masyarakat, saya tak setuju dengan istilah pengurangan subsidi,” kata Hatta di Gedung Kantor Menko Perekonomian Jakarta, Jumat [27/08].
Ia menyebutkan, pemerintah akan tetap memberikan subsidi kepada kelompok sasaran yang berhak menerimanya. “Subsidi kepada kelompok sasaran yang berhak menerimanya tidak boleh dikurangi, sementara yang tidak berhak, tidak boleh menerima,” tegas Hatta.
Ia menyebutkan, pemerintah tengah melakukan pembenahan pola subsidi agar lebih tepat sasaran. “Jadi ini bukan dalam konteks pengurangan subsidi, subsidi tetap diberikan kepada mereka yang berhak,” katanya.
Sementara mengenai konsumsi bahan bakar minyak bersubsidi yang diperkirakan melebihi target 2010, Hatta mengakui ada tendensi konsumsi BBM bersubsidi lebih dari target 34,5 juta kilo liter. “Tapi bukan berarti kemudian tidak ada BBM bersubsidi, Pertamina akan terus menyediakan, nanti kita hitung lagi,” katanya. Sementara itu mengenai kenaikan harga elpiji tiga kg, Hatta mengatakan, hingga saat ini belum ada pembahasan mengenai hal itu.
Ia menyebutkan, hingga saat ini pemerintah masih melakukan upaya habis-habisan untuk menjamin keamanan penggunaan tabung elpiji tiga kg.
Upaya tersebut meliputi empat langkah yaitu sosialisasi, pemeriksaan dan penggantian tabung dan peralatannya bila tidak ber-SNI, pemberian SNI, dan tindakan terhadap tindak pengoplosan. “Setelah itu selesai baru kita selesaikan masalah disparitas harga yang menyebabkan adanya pengoplosan sehingga aspek keamanan menjadi terganggu,” kata Hatta. (ant )
You must be logged in to post a comment Login