Banda Aceh ( Berita ) : Rumah Sakit Umum Zainoel Abidin (RSUZA) Banda Aceh dinilai berpotensi menjadi salah satu rumah sakit pendidikan terbaik di Indonesia, kata Tim Akredasi RSUZA.
“Mereka menilai RSUZA Banda Aceh itu berpotensi menjadi salah satu rumah sakit pendidikan terbaik di Indonesia,” kata Wakil direktur (Wadir) Pelayanan RSUZA HM Andalas di Banda Aceh, Jumat [27/08].
Disebutkan, tim akredasi melakukan penilaian terhadap 16 kegiatan pelayanan di RSUZA Banda Aceh, meliputi bidang administrasi/keuangan, medis dan keperawatan.
Tim Penilai (surveyor) telah bekerja selama tiga hari terhitung sejak 23 Agustus 2010, dengan melihat seluruh dokumen kelengkapan sesuai syarat dan ketentuan standar RS nasional.
Tim akredistasi RSUZA yang diketuai Dr Tini sekarwati (RS Fatmawati), beranggotakan Dr Joni SpB, (RS Kerawang), Dr Azwir Dahlan, SpPD, (RS Ahmad Muktar Bukittinggi) dan Dra Pipih Kurniasih, M Kep (Kementerian kesehatan). ”Dari pelayanan dokumen dan pelayanan dari paramedis dan paramedis RSUZA terhadap pasien itu sudah tidak meragukan lagi sebagai salah satu syarat memperoleh predikat terbaik,” katanya menambahkan.
Bahkan RSUZA merupakan rumah sakit pemerintah terbersih di Indonesia, kata salah seorang anggota tim akredasi lainnya, Dr Djoni Darmajaya SpB.
Menurut dia, bagi RSUZA yang meraih predikat internasional itu ke depan perlu persiapan dana perawatan yang cukup untuk tetap dapat berfungsi dengan baik, bila bantuan pengawasan dari pihak donor berakhir.
Oleh karena itu, tambahnya, untuk mewujudkan RSUZA menjadi rumah sakit berkelas internasional maka Pemerintah Aceh harus memberikan status sebagai badan layanan umum penuh.
“Selama ini RSUZA hanya diberikan hak sebagai Badan Layanan Umum (BLU) parsial. Namun ada beberapa hal yang diperlukan pembenahan seperti masterplan sebagai rencana strategis RS ke depan. Itu dibutuhkan dalam sebuah manajemen apalagi bila menuju ke BLU,” katanya menambahkan. ( ant )
You must be logged in to post a comment Login