Lafarge Cement Indonesia Bantu Korban Sinabung

Direktur Penjualan Logistik PT Lafarge Cement Indonesia (LCI) Haryanto Chandra memberikan bantuan kepada korban Sinabung yang diterima Nasa Surbakti, pemilik panglong PT Saribakti Jaya selaku perwakilan LCI Berastagi di kantor LCI Jalan Imam Bonjol Medan Senin (30/8) siang.  (Berita Sore/Hj Laswiyati Wakid )

MEDAN (Berita): Sebagai wujud rasa keprihatinan terhadap korban  bencana meletusnya Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, PT Lafarge Cement Indonesia, produsen semen Andalas memberikan bantuan berupa T-shirt semen Andalas dan mie instan bagi korban pengungsi.

Bantuan itu diberikan langsung Direktur Penjualan Logistik PT Lafarge Cement Indonesia (LCI)Haryanto Chandra Senin (30/8) siang di kantor LCI Jalan Imam Bonjol Medan kepada Nasa Surbakti selaku pemilik panglong PT Saribakti Jaya yang merupakan perwakilan PT LCI di Berastagi yang kemudian akan menyalurkannya kepada para pengungsi di Jambur Taras, Berastagi dan sebagian lagi ke Kabanjahe.

Menurut Haryanto, pemberian bantuan ini merupakan salah satu bagian dari program Corporate Social Responsibility PT Lafarge Cement Indonesia (LCI)  sebagai wujud dari perusahaan ini untuk menyisihkan sebagian laba perusahaan buat kegiatan sosial berhubungan dengan kepentingan masyarakat. Selain itu, bantuan juga berasal dari sumbangan karyawan PT LCI.

“Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban saudara-saudara kami yang terkena musbah meletusnya Gunung Sinabung,” kata Haryanto.  Haryanto menambahkan PT LCI adalah salah satu produsen semen di Indonesia yang diresmikan pada tahun 1983. Dimiliki oleh Lafarge, PT Lafarge Cement Indonesia memiliki pabrik semen di Lhoknga, Banda Aceh dan lima terminal pengantongan di Lhoknga, Belawan, Dumai, Batam dan Lhokseumawe.

Lafarge adalah produsen material bangunan yang terbesar di dunia dengan posisi teratas di semua bidang usahanya yakni semen, aggregaes & concrete dan gypsum memiliki 84.000 karyawan di 79 negara.

Pada tahun 2009 dasn lima tahun secara berturut-turut, Lafarge terdaftar dalam ‘Global 100 Most Sustainable Corporate in the World’. Sebagai yang terdepan dalam fasiltas penelitian material bangunan, Lafarge menepatkan inovasi dalam prioritasnya bagi konstruksi yang berkesinambungan dan kreativitas arsitektur. (wie)

You must be logged in to post a comment Login