BINGKISAN : Ketua DPD Partai Golkar Sumut H Syamsul Arifin SE saat secara simbolis menyerahkan bingkisan kepada anak yatim dan kaum duafa.( Irm )
*Kader Golkar Jangan Sombong
MEDAN (Berita): Ketua DPD Partai Golkar Sumut H Syamsul Arifin SE mengingatkan segenap kader Golkar untuk tidak berprilaku sombong dan angkuh. Sebab selain prilaku itu merupakan penyakit hati, prilaku tersebut juga sangat dibenci rakyat.
“Penyakit hati seperti sombong, angkuh, tamak, rakus dan dengki seyogyanya disingkirkan jauh-jauh dari jiwa kader Golkar, agar partai ini tetap dicintai rakyat”, katanya dihadapan pengurus DPD Partai Golkar Sumut, para kader, undangan dan ratusan anak yatim saat berbuka puasa bersama di sekretariat Jalan Wahid Hasyim Medan, Senin (30/8).
Kata Syamsul gelar Datuk Sri Lelawangsa Hidayatullah, ibadah puasa Ramadhan dapat mengikis penyakit hati. Cara lain menghilangkan sifat tamak dan rakus kata Datuk, yakni dengan cara menanamkan rasa syukur dan menikmati pemberian Allah apa adanya. “Sifat dengki dan iri hati bisa kita hindarkan, dengan cara menerima suatu ujian dan musibah, karena segala sesuatu yang terjadi dengan izin oleh Allah SWT”, katanya.
Syamsul Arifin mengaku bangga dengan kepengurusan DPD Partai Golkar Sumut saat ini, yang menurutnya sangat kompak, responsip dan dinamis. Masing-masing pengurus tahu apa tugas dan fungsinya, serta saling mendukung guna mensukseskan program kegiatan partai.
Antara lain munculnya gagasan mulia pribadi-pribadi pengurus yang cepat tergerak, membantu rakyat yang mengalami musibah. Seperti dialami saudar-saudara kita di Tanah Karo, pasca meletusnya gunung Sinabung dengan mengumpulkan logistik dan mengantarnya ke lokasi.“Saya sejak awal tidak mau one man show, tapi semua pengurus bekerja sesuai tugas dan bidangnya. Saya bangga dan berterima kasih”, katanya.
Syamsul juga mengapresiasi sejumlah kader Golkar yang dipercaya rakyat menjadi pemimpin, baik jadi Bupati maupun Walikota dan gubernur. Maka dia berharap agar amanah rakyat itu jangan dihianati, melainkan terus dijaga dengan kepekaan sosial kepada rakyat.
“Sebagai pemimpin kita dituntut membuang penyakit hati seperti angkuh dan sombong, iri dan dengki. Maka kita pun perlu meminta doa dari ulama, anak yatim senior, agar amanah yang diemban selamat dunia dan akhirat”, kata Syamsul.
Buka puasa bersama ulama, senioren dan tokoh adat, muspida plus dan ormas itu, dirangkai peringatan nuzul qur’an menampilkan ustaz Prof DR Ramli Abdul Wahid Marpaung.
Dalam kesempatan itu, Golkar juga membagikan bingkisan kepada ratusan anak yatim dan kaum duafa. Bingkisan tersebut kata Ketua Pa nitia Sukran Tanjung, merupakan bentuk kepedulian Partai Golkar kepada sesama. (irm)
You must be logged in to post a comment Login