USU Kirim Bantuan Medis bagi Pengungsi Sinabung

MEDAN (Berita): Universitas Sumatera Utara (USU) mengirimkan bantuan tenaga kesehatan berupa tenaga medis dan obat-obatan untuk pengungsi korban letusan Gunung Sinabung, Tanah Karo.

Pengiriman bantuan ini dilepas oleh Rektor USU diwakili Pembantu Rektor (Purek) II, Armansyah Ginting di halaman Biro Rektor USU, Kampus Padang Bulan Medan,  Selasa (31/8).

Hadir dalam acara ini antara lain Purek I, Zulkifli Naustion, Purek V, Yusuf Husni, dan Dekan Fakultas Kedokteran (FK), Gontar A Siregar. Ketua Tim Kesehatan dan Teknis Bantuan USU, Yusuf Husni, melalui Dekan FK, Gontar A Siregar menjelaskan, tenaga medis yang diturunkan untuk membantu korban sebanyak 19 dokter. Rinciannya, 15 dokter spesialis dan 14 dokter umum.

Dokter spesialis antara lain berasal dari spesialis obstetri dan ginekologi (Obgin), penyakit paru, penyakit dalam, anastesi dan reanimasi, dan kesehatan anak.
Sementara bantuan obat-obatan di antaranya masker, tisu, susu, dan berbagai jenis obat-obatan. Selain dari USU sendiri, bantuan ini juga berasal dari berbagai pihak yang mempercayai universitas ini untuk mengirimkan bantuan tersebut.

Menurut Gontar Siregar, dalam bantuan pelayanan kesehatan itu, pihaknya akan berada di lokasi pengungsian untuk membantu korban letusan Gunung Sinabung itu selama diperlukan. ‘Kita akan  akomodatif terhadap permintaan yang datang, apakah satu, dua atau tiga minggu. Selama dibutuhkan,  kami akan berada di sana membantu korban,’ terangnya.

Untuk saat ini, katanya, tim medis pelayanan kesehatan USU ini kemungkinan besar akan menyisip giliran tugas (shift) tim kesehatan posko penanggulangan bencana yang sudah ada. Ini sesuai dengan permintaan awal kepada universitas, tambahnya.
Di bagian akhir, Yusuf Husni menyatakan, bantuan medis dan teknis USU merupakan bagian dari pengabdian masyarakat dan bencana alam sebagaimana sering dilakukan universitas ini  sebelum-sebelumnya.

“Sebagaimana sebelumnya, kita selalu terlibat dalam berbagai kegiatan sosial dalam penanganan bencana, seperti tsunami Aceh-Nias, gempa Sumatera Barat (Sumbar), dan banjir Mandailing Natal (Madina),” ungkapnya. (aje)

You must be logged in to post a comment Login