Aburizal: Langkah Presiden Tepat Selesaikan Persoalan Malaysia

Banda Aceh ( Berita ) :  Ketua umum Partai Golkar Aburizal Bakrie menyatakan langkah yang dilakukan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk menyelesaikan persoalan dengan Malaysia melalui jalur diplomasi sudah tepat, sehingga tidak perlu lagi hak interpelasi DPR.

“Jadi langkah yang dilakukan presiden itu kami nilai tepat, sehingga tidak ada lagi pertanyaan kepada Pemerintah dalam hak interpelasi,” katanya pada buka puasa bersama dengan kader Partai Golkar Aceh di Banda Aceh, Jumat [03/09]malam.

Penyataan itu disampaikan menanggapi memanasnya hubungan Indonesia dengan Malaysia beberapa waktu lalu menyusul insiden penangkapan tigas petugas DKP Kepulauan Riau oleh Polis Maritim Diraja Malaysia di perairan Pulau Bintan pada 13 Agustus lalu.

Menurut Ical yang didampingi Ketua Umum DPD Golkar Aceh Sulaiman Abda, langkah cepat yang dilakukan SBY seperti memberikan instruksi ke aparat terkait, untuk mengusut dan memulangkan tiga petugas itu dengan selamat.

Kemudian, Presiden menekankan masalah seperti itu harus diselesaikan secara cepat, tegas dan tepat, karena berkaitan dengan kepentingan nasional dan memelihara hubungan baik dengan negara sahabat, tanpa mengabaikan kepentingan nasional serta kedaulatan dan keutuhan NKRI.

Ia mengatakan, seluruh langkah yang diambil baik tindakan tegas dan upaya membahas batas wilayah di meja perundingan, seperti yang disampaikan dalam pidato presiden itu menjawab berbagai keinginan. “Kami tidak akan menanyakan lagi persolan itu, dalam hak interpelasi di DPR, karena semua telah terjawab,” kata Aburizal Bakrie.

Golkar Targetkan 50 Persen

Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie menargetkan para kader partai berlambang pohon beringan itu bisa memenangkan Pemilukada gubernur, bupati dan wali kota 2011 secara serentak di Provinsi Aceh, minimal 50 persen.

“Saya berharap pada Pemilukada gubernur, bupati, dan wali kota yang dilakukan serentak nanti, 50 persennya dipimpin para kader Partai Golkar,” katanya saat berbuka puasa bersama pengurus Partai Golkar Aceh di Banda Aceh, Jumat malam.Pemilukada 2011 di Aceh akan dilakukan serentak, yakni 16 pemilihan bupati dan wali kota ditambah satu gubernur.

Dalam safari Ramadhannya ke provinsi paling ujung barat Indonesia itu, Aburizal Bakrie yang didampingi Ketua Umum DPD Golkar Aceh Sulaiman Abda juga menyantuni anak yatim di daerah tersebut. Pada acara buka puasa bersama itu turut dihadiri Menteri Kelautan dan Perikanan Fadel Muhammad, Gubernur Aceh Irwandi Yusuf dan pimpinan daerah lainnya.

Menurut Ical panggilan akrab Aburizal Bakrie, ada cara-cara yang akan dilakukan oleh Golkar untuk mencapai target itu yakni dengan menempatkan calon-calon yang dikehendaki rakyat di masing-masing daerah pemilihan. “Setiap calon yang akan kami usung itu memiliki kemampuan dan komitmen yang kuat untuk membangun daerah dan meningkatkan perekonomian serta dekat dengan rakyat di masing-masing kabupaten/kota,” katanya. Kamudian, Golkar juga akan melakukan survei terhadap kandidat yang ikut dalam bursa Pemilukada 2011 di daerah berpenduduk 4,48 juta jiwa itu.

Karena itu ia berharap seluruh kader Golkar yang akan maju, agar peka dan dekat dengan rakyat, sehingga seluruh aspirasi masyarakat di daerah dapat diperjuangkan di masa mendatang. Ia menambahkan, target tersebut tidak terlepas dari hasil Pemilukada 2010 yang dicapai Golkar di seluruh Indonesia yakni 50 persen pada pemilihan gubernur, bupati dan wali kota. “Saya berharap di Aceh dapat mencapai 50 persen seperti hasil yang di capai pada 2010 di seluruh tanah air,” demikian Aburizal Bakrie.  (ant )

You must be logged in to post a comment Login