HTI Mojokerto Demo Kecam Rencana Pembakaran Alquran

TOLAK PEMBAKARAN AL QURAN : Seorang simpatisan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Sulsel memperlihatkan kitab suci Al Quran saat berunjukrasa bersama ratusan simpatisan lainnya di Makassar, Sabtu (4/9). Mereka mengutuk rencana pembakaran kitab suci Al Quran oleh sebuah sekte kecil di Florida, AS pada 11 September 2010 bertepatan dengan peringatan tragedi World Trade Centre (WTC) di New York pada 11 September 2001. ( FOTO ANTARA/Yusran Uccang/foc/10. )

Mojokerto ( Berita ) :  Puluhan anggota Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Kota Mojokerto, Jawa Timur menggelar aksi demo mengecam rencana pembakaran kitab suci Alquran yang sedianya dilakukan di Florida, Amerika Serikat pada 11 September mendatang.

Kepala Dewan Pimpinan Daerah (DPD) HTI Kota Mojokerto Rosyid Indra Darmawan, Sabtu [04/09] mengatakan, pembakaran kitab suci Alquran yang akan dilakukan pada 11 September mendatang pastinya akan memancing reaksi keras dari elemen masyarakat yang ada di dunia, terutama umat Islam.

“Rencana pembakaran kitab suci Alquran pasti akan menuai protes dari seluruh elemen masyarakat karena perbuatan tersebut dinilai telah melecehkan agama Islam,” katanya di sela-sela aksi demo yang berlangsung di Alun-alun Kota Mojokerto itu.

Ia mengemukakan, rencananya pembakaran Alquran tersebut dilakukan oleh sekte kecil agama Kristen di Florida, Amerika Serikat, terkait tragedi pengeboman gedung Wolrd Trade Center (WTC) beberapa tahun lalu.  “Dengan aksi yang kami lakukan ini, diharapakn bisa mengagalkan rencana yang gila tersebut, karena kami yakin seluruh umat muslim di dunia juga akan mengecam aksi itu,” katanya.

Ia menegaskan, HTI di Kota Mojokerto secara tegas menolak rencana pembakaran Alquran dengan cara apapun, karena hal tersebut sama halnya dengan melecehkan agama Islam.Dikatakan, pihaknya juga meminta kepada organisasi Islam lain untuk bersatu padu dan memprotes keras rencana pembakaran Alquran tersebut, karena hal itu tidak sesuai dengan kaidah Islam.

“Siapapun yang ingin mencoreng agama Islam dengan cara membakar kitab suci Alquran, harus dilawan bagaimanapun caranya,” katanya. Ia juga meminta kepada umat muslim di seluruh dunia harus bersatu untuk menggagalkan rencana tersebut.

“Umat muslim di seluruh dunia harus bersatu untuk menggagalkan rencana pembakaran kitab suci kita tersebut. Jangan biarkan, jangan sampai rencana untuk 11 September nanti itu bisa terlaksana,” katanya.

Massa HTI yang melakukan aksi demo di depan pos polisi Alun-alun Kota Mojokerto itu juga membawa berbagai macam poster yang berisi tentang kecaman atas rencana pembakaran kitab suci Alquran.  Massa juga berorasi serta membagikan selebaran yang berisi penolakan terhadap rencana pembakaran kitab suci tersebut.  Aksi yang berlangsung tertib ini mendapatkan penjagaan dari puluhan polisi yang mengatur arus lalu lintas di sekitar lokasi demo. Usai menggelar aksi selama kurang lebih satu jam, massa HTI Kota Mojokerto akhirnya membubarkan diri dengan tertib.

Aksi demo ini sendiri tidak membuat arus lalu lintas yang ada di sekitar Alun-alun Kota Mojokerto menjadi macet karena sebagian masyarakat Mojokerto tercatat libur dan tidak keluar rumah. (ant )

You must be logged in to post a comment Login