<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Harian Berita Sore &#187; Tambahkan tag baru</title>
	<atom:link href="http://beritasore.com/tag/tambahkan-tag-baru/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://beritasore.com</link>
	<description>Semua Berita Layak Online</description>
	<lastBuildDate>Fri, 10 Feb 2012 10:06:15 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.1.4</generator>
		<item>
		<title>RSU DR Pirngadi Lamban Tangani Balita Penderita Tumor Jinak</title>
		<link>http://beritasore.com/2009/04/18/rsu-dr-pirngadi-lamban-tangani-balita-penderita-tumor-jinak/</link>
		<comments>http://beritasore.com/2009/04/18/rsu-dr-pirngadi-lamban-tangani-balita-penderita-tumor-jinak/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 18 Apr 2009 08:44:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita Photo]]></category>
		<category><![CDATA[Tambahkan tag baru]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://beritasore.com/?p=26371</guid>
		<description><![CDATA[Ridwan Orangtua Dea, saat melihatkan kondisi tumor jinak yang menempel di bokong anaknya itu di ruang 9 RSU Pirngadi Medan. ( Berita Sore /Irfan Lubis ) MEDAN (Berita): Tumor jinak yang dialami balita bernama Dea, 1 tahun 4 bulan, yang dirawat di ruang 9 RSU Pirngadi kondisinya sangat memprihatinkan. Pantauan Berita, Sabtu [18/04], Dea tidak [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!--[if gte mso 9]><xml> <w:WordDocument> <w:View>Normal</w:View> <w:Zoom>0</w:Zoom> <w:PunctuationKerning /> <w:ValidateAgainstSchemas /> <w:SaveIfXMLInvalid>false</w:SaveIfXMLInvalid> <w:IgnoreMixedContent>false</w:IgnoreMixedContent> <w:AlwaysShowPlaceholderText>false</w:AlwaysShowPlaceholderText> <w:Compatibility> <w:BreakWrappedTables /> <w:SnapToGridInCell /> <w:WrapTextWithPunct /> <w:UseAsianBreakRules /> <w:DontGrowAutofit /> </w:Compatibility> <w:BrowserLevel>MicrosoftInternetExplorer4</w:BrowserLevel> </w:WordDocument> </xml><![endif]--><!--[if gte mso 9]><xml> <w:LatentStyles DefLockedState="false" LatentStyleCount="156"> </w:LatentStyles> </xml><![endif]--> <!--[if gte mso 10]><br />
<mce:style><!   /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} --></p>
<p><!--[endif]--></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><a href="http://beritasore.com/news/wp-content/uploads/2009/04/tumor180409.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-26374" src="http://beritasore.com/news/wp-content/uploads/2009/04/tumor180409.jpg" alt="" width="400" height="450" /></a><!--[if gte mso 9]><xml> <w:WordDocument> <w:View>Normal</w:View> <w:Zoom>0</w:Zoom> <w:PunctuationKerning /> <w:ValidateAgainstSchemas /> <w:SaveIfXMLInvalid>false</w:SaveIfXMLInvalid> <w:IgnoreMixedContent>false</w:IgnoreMixedContent> <w:AlwaysShowPlaceholderText>false</w:AlwaysShowPlaceholderText> <w:Compatibility> <w:BreakWrappedTables /> <w:SnapToGridInCell /> <w:WrapTextWithPunct /> <w:UseAsianBreakRules /> <w:DontGrowAutofit /> </w:Compatibility> <w:BrowserLevel>MicrosoftInternetExplorer4</w:BrowserLevel> </w:WordDocument> </xml><![endif]--><!--[if gte mso 9]><xml> <w:LatentStyles DefLockedState="false" LatentStyleCount="156"> </w:LatentStyles> </xml><![endif]--> <!--[if gte mso 10]><br />
<mce:style><!   /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} --></p>
<p><!--[endif]--><span style="font-size: 12pt; font-family: Arial;" lang="SV">Ridwan Orangtua Dea, saat melihatkan kondisi tumor jinak yang menempel di bokong anaknya itu di ruang 9 RSU Pirngadi Medan. ( Berita Sore /Irfan Lubis ) <span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family: Arial;" lang="SV"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family: Arial;" lang="SV"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial;" lang="SV">MEDAN (Berita): Tumor jinak yang dialami balita bernama Dea, 1 tahun 4 bulan, yang dirawat di ruang 9 RSU Pirngadi kondisinya sangat memprihatinkan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial;" lang="SV"><span id="more-26371"></span>Pantauan Berita, Sabtu [18/04], Dea tidak seperti anak-anak normal biasanya. Bila berjalan, Dea menahan beban akibat tumor jinak yang menempel di bokongnya. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial;" lang="SV">Dea merupakan anak ke 5 dari 5 bersaudara, anak pasangan Ridwan, 44, dan Lisduniarsi, 38, penduduk<span> </span>Simpang Kantor Kecamatan Medan Labuhan ini, dirawat sejak Kamis (02/04). Menurut keterangan kedua orangtua Dea, Ridwan dan Lisduniarti, sejak dilahirkan mereka terkejut melihat kondisi pisik anaknya itu. Bahkan Lisduniarsi sempat mendengar ucapan salah seorang perawat sewaktu menangani kelahiran Dea secara normal dengan mengatakan ’kepala Dea ada 2.’Seketika itu juga saya terkejut mendengar ucapan perawat tersebut. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial;" lang="SV">Dea mengalami benjolan di bagian bokongnya, seperti daging tumbuh (Tumor Jinak) dan bisa disembuhkan dengan<span> </span>operasi, dan barulah saya legah mendengar ucapan dokter itu, ’ ujar Lisduniarti mencontohkan ucapan dokter dan perawat sewaktu ia melahirkan Dea. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial;" lang="SV">Dijelaskan Lisduniarti,<span> </span>beranjak usia 5 bulan, Dea<span> </span>dibawanya ke RSU Pirngadi untuk dioperasi, dengan memakai Asuransi Kesehatan Miskin (Askeskin) yang pada saat itu masih berlaku pada tahun 2008. </span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: Arial;" lang="SV">Ternyata, pada saat mengajukan permohonan untuk dilakukan operasi, RSU Pirngadi Medan menolaknya, disebabkan operasi anak pada saat itu penuh, dan mereka menganjurkan kepada saya, 1 tahun lagi baru bisa dioperasi, dikarenakan operasi anak penuh. Tidak sampai disitu saja, pada usia 6 bulan, selanjutnya kedua orangtua Dea berusaha membawanya ke RSUP H Adam Malik Medan. Ternyata, hal itupun sia-sia. ’ saya dipersulit lagi,’ ungkap Lisduniarti. </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family: Arial;" lang="SV"> </span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: Arial;" lang="SV">Setelah<span> </span>Dea genap 1 tahun 4 bulan, oragtuanya membawanya kembali ke RSU Pirngadi Medan, pada<span> </span>Kamis (02/04) kemarin, di ruang 9, dengan kondisi memprihatinkan dikarenakan tumor jinak menempel dibagian bokong Dea yang sudah membesar.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family: Arial;" lang="SV"> </span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: Arial;" lang="SV">Kedua orangtua Dea mengeluhkan kinerja pihak dokter RSU Pirngadi Medan yang lamban menangani anaknya itu. ’Saya sudah tidak tahan lagi disini, sebab saya sudah hampir 18 hari tidak berkerja dan seharian penuh saya bergantian<span> </span>menjaga Dea bersama istri. Namun sampai saat ini belum juga dilakukan operasi terhadap Dea,’ </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family: Arial;" lang="SV"> </span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: Arial;" lang="SV">Menurut dokter RSU Pirngadi Medan mengatakan, Dea merupakan pasien elektif yang harus dipersiapkan betul-betul kondisi kestabilannya untuk dilakukan operasi. ’Sebab, ini tidak sembarangan, apabila hendak dioperasi, pasien harus benar-benar sehat dan tidak sakit,’ ungkapnya.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family: Arial;" lang="SV"> </span></p>
<p><span style="font-size: 12pt; font-family: Arial;" lang="SV">Saat dikonfirmasi kepada Direktur RSU Pirngadi Medan, Dr dr Umar Zein, DTM&amp;H, SpPD-KPTI, kapan dilakukan operasi kepada balita bernama Dea, mengatakan, ’Saya belum mengetahui keadaan pasien bernama Dea itu, dan nanti saya akan jenguk untuk melihat kondisinya dulu, ’ujar Umar. (pan) </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family: Arial;" lang="SV"> </span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://beritasore.com/2009/04/18/rsu-dr-pirngadi-lamban-tangani-balita-penderita-tumor-jinak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kriminalitas Ekonomi Hambat Pembangunan Berkelanjutan</title>
		<link>http://beritasore.com/2009/01/28/kriminalitas-ekonomi-hambat-pembangunan-berkelanjutan/</link>
		<comments>http://beritasore.com/2009/01/28/kriminalitas-ekonomi-hambat-pembangunan-berkelanjutan/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 28 Jan 2009 10:18:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Tambahkan tag baru]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://beritasore.com/?p=17748</guid>
		<description><![CDATA[Yogyakarta ( Berita ) : Kriminalitas ekonomi yang terus meningkat, seperti praktik pencucian uang, penggelapan pajak, misapropriasi dana perbankan, pemalsuan kartu kredit dan korupsi, akan menghambat pembangunan berkelanjutan. Penilaian tesebut dikemukakan pengelola program Magister Sains Ilmu Ekonomi Fakultas Ekonomi Bisnis (FEB) Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Dr Rimawan Pradiptyo, di Yogyakarta, Rabu [28/01] . Ia [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!--[if gte mso 9]><xml> <w:WordDocument> <w:View>Normal</w:View> <w:Zoom>0</w:Zoom> <w:PunctuationKerning /> <w:ValidateAgainstSchemas /> <w:SaveIfXMLInvalid>false</w:SaveIfXMLInvalid> <w:IgnoreMixedContent>false</w:IgnoreMixedContent> <w:AlwaysShowPlaceholderText>false</w:AlwaysShowPlaceholderText> <w:Compatibility> <w:BreakWrappedTables /> <w:SnapToGridInCell /> <w:WrapTextWithPunct /> <w:UseAsianBreakRules /> <w:DontGrowAutofit /> </w:Compatibility> <w:BrowserLevel>MicrosoftInternetExplorer4</w:BrowserLevel> </w:WordDocument> </xml><![endif]--><!--[if gte mso 9]><xml> <w:LatentStyles DefLockedState="false" LatentStyleCount="156"> </w:LatentStyles> </xml><![endif]--><!--[if !mso]><span class="mceItemObject"   classid="clsid:38481807-CA0E-42D2-BF39-B33AF135CC4D" id=ieooui></span><br />
<mce:style><!  st1\:*{behavior:url(#ieooui) } --></p>
<p><!--[endif]--> <!--[if gte mso 10]><br />
<mce:style><!   /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} --></p>
<p><!--[endif]--></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-size: 12pt; font-family: Arial;">Yogyakarta</span><span style="font-size: 12pt; font-family: Arial;"> ( Berita ) : <span> </span>Kriminalitas ekonomi yang terus meningkat, seperti praktik pencucian uang, penggelapan pajak, misapropriasi dana perbankan, pemalsuan kartu kredit dan korupsi, akan menghambat pembangunan berkelanjutan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-size: 12pt; font-family: Arial;"><span id="more-17748"></span>Penilaian tesebut dikemukakan pengelola program Magister Sains Ilmu Ekonomi Fakultas Ekonomi Bisnis (FEB) Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Dr Rimawan Pradiptyo, di Yogyakarta, Rabu [28/01] .</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-size: 12pt; font-family: Arial;">Ia mengatakan, nilai aset yang dihasilkan oleh kejahatan yang terorganisasi itu pada umumnya besar, perekonomian mengalami &#8220;welfare loss&#8221; yang besar akibat kriminalitas ekonomi tersebut. &#8220;Aliran dana lintas batas gobal yang berasal dari kriminalitas ekonomi seperti korupsi dan penggelapan pajak berkisar satu triliun sampai 1,6 triliun dolar AS per tahun.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-size: 12pt; font-family: Arial;">&#8220;Pelaku aksi kriminalitas ekonomi ini biasanya melakukan pencucian uang sehingga dana ilegal yang diperoleh tampak seperti dana yang berasal dari kegiatan ekonomi legal,&#8221; katanya. Hal itu menunjukkan kriminalitas ekonomi secara signifikan merugikan kesejahteraan masyarakat.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-size: 12pt; font-family: Arial;">Misalnya, kata dia,<span> </span>sebagian saja dari &#8220;asset recovery&#8221; atau pembekuan aset yang dimiliki dan pengembaliannya secara paksa pada negara, dapat menyediakan pembiayaan progam sosial atau pembangunan infrastruktur yang sangat dibutuhkan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-size: 12pt; font-family: Arial;">&#8220;Setiap 100 juta dolar AS aset yang dikembalikan<span> </span>dapat mendanai imunisasi untuk empat<span> </span>juta anak serta menyediakan akses air bersih untuk 250 ribu rumah tangga atau mendanai perawatan 600 ribu orang yang terkena HIV/AIDS sepanjang tahun,&#8221; ujarnya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-size: 12pt; font-family: Arial;">Ia mengatakan, untuk mengantisipasi semakin meningkatnya kriminalitas ekonomi dan dampaknya yang menghambat pembangunan berkelanjutan, pengelola program Magister Sains Ilmu Ekonomi FEB UGM membuka bidang konsentrasi baru, yaitu ekonomika kriminalitas.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-size: 12pt; font-family: Arial;">&#8220;Bidang konsentrasi itu merupakan yang pertama kali diselenggarakan di Indonesia,&#8221; katanya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-size: 12pt; font-family: Arial;">Ekonomika kriminalitas mempelajari perilaku individu dan kelompok terkait terhadap tindak pelanggaran hukum baik pidana maupun perdata serta berbagai upaya pencegahan dan penanggulangannya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-size: 12pt; font-family: Arial;">&#8220;Lulusan program itu diharapkan mampu memenuhi kebutuhan tenaga ahli bidang ekonomika kriminalitas yang masih sangat langka tidak saja di Indonesia tetapi juga di dunia,&#8221; katanya. ( ant )</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-size: 12pt; font-family: Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-size: 12pt; font-family: Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-size: 12pt; font-family: Arial;"> </span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://beritasore.com/2009/01/28/kriminalitas-ekonomi-hambat-pembangunan-berkelanjutan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
<!-- WP Super Cache is installed but broken. The path to wp-cache-phase1.php in wp-content/advanced-cache.php must be fixed! -->
